fbpx

CUCURU BAYAO KUE MUNGIL NAN MANIS KHAS BUGIS MAKASSAR YANG RASANYA MELEGIT

Salah satu bagian paling menyenangkan dari hajatan pernikahan adalah banyaknya hidangan yang tersaji. Dalam masyarakat Bugis Makassar, hidangan biasanya tersaji di dalam bosara’. Bosara’ merupakan wadah khusus yang digunakan untuk menyajikan kue-kue tradisional Bugis Makassar. Menariknya kue-kue yang tersaji biasanya hanya dijumpai saat itu saja dan jarang dijumpai pada waktu lain. Karena setiap kue tersebut mengandung makna filosofi bagi pernikahan itu sendiri. Mungkin itu sebabnya kue pernikahan selalu terasa manis.

Ada lagi kue yang sangat manis bernama cucuru bayao. Kue ini dibuat dari puluhan kuning telur, kenari, dan gula pasir murni. Rasa yang sangat manis dan aroma yang kuat adalah ciri khas dari kue berwarna kuning ini. Rasa manis ini merupakan simbol dari harapan pasangan yang menikah agar nantinya mereka mampu mengarungi bahtera rumah tangga dengan penuh kebahagiaan. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa perempuan yang memakan kue ini di sebuah pesta pernikahan, maka jodohnya akan segera datang. Entahlah, itu tergantung kepercayaan setiap orangSebagian kalangan tidak menyadari jika setiap kue yang diwariskan nenek moyang mereka, mempunyai makna dan sejarah panjang. Salah satu diantaranya adalah kue Cucuru Bayao yang diyakini oleh adat istiadat masyarakat dari suku Bugis Makassar sebagai simbolisasi harapan akan manisnya kehidupan.

Dengan simbolisasi itulah sehingga kue tradisional tersebut selalu hadir mengambil peran penting di berbagai pesta adat daerah ini, terutama dalam pelaksanaan ritual perkawinan dan khitanan. Bahkan kue Cucuru Bayao kerap jadi sajian andalan pada hajatan hajatan keagamaan, penjemputan atau penyambutan tamu kehormatan dengan tarian Paduppa yang menggunakan Bosara, hingga acara resmi lainnya yang diselenggarakan pemerintah. Meski disugukan berdampingan dengan bermacam jenis kue khas, umumnya tamu tamu lebih mengutamakan memilih mencicipi kue Cucuru Bayao

Cucuru Bayao atau Kue Telur berasal dari bahasa daerah Makassar. Cucuru artinya Kue, dan Bayao adalah Telur. Kue yang bahan dasarnya cukup sederhana, hanya telur, gula pasir dan kenari itu berbentuk bulat pipih serta berwarna warna kuning tua. Teksturnya lembut dengan rasa sangat manis, gurih, memiliki aroma dan rasa telur yang kuat. Tak dapat dipungkiri, kini kue Cucuru Bayao sudah banyak variasinya, lain daerah menyebabkan rasa yang berbeda pula. Tapi sejatinya, konon jenis kue ini memang berasal dari suku Makassar dan merupakan makanan raja-raja di masa silam.

Harus diakui, rasa manis dari kue Cucuru Bayao sudah membuat kesan istimewa bagi penikmat makanan manis. Menariknya lagi, aroma telurnya pun telah menjadi ciri khas tersendiri. Selain itu, dari semua kue khas yang ada di daerah ini, cuma kue Cucuru Bayao yang paling kental rasa manisnya. Namun, sesungguhnya rata-rata kue tradisional masyarakat Bugis Makassar memang memiliki rasa yang manis. Menurut cerita orang-orang tua dulu, apabila seorang anak gadis mencicipi kue-kue tersebut di sebuah pesta perkawinan, maka jodoh wanita tersebut tidak lama lagi akan didapatkan.

Sumber : Kabarmakassar dan beberapa sumber lainnya

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami