fbpx

MASJID MUHAMMAD CHENG HOO, SALAH SATU MASJID TERMEGAH YANG BERADA DI MAKASSAR DENGAN PERPADUAN BUDAYA TIONGHOA, BUGIS DAN MAKASSAR

Masjid Muhammad Cheng Hoo merupakan salah satu masjid termegah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid yang terletak di Jalan Danau Tanjung Bunga ini terkenal karena bangunannya yang memadukan antara budaya etnis Tionghoa, Bugis dan Makassar. Hal itu mulai dari tampilan eksterior dan interior hingga ornamen-ornamen masjid yang sarat akan makna filosofis, Letaknya juga cukup strategis karena berhadapan langsung dengan danau dikelilingi rimbunnya pepohonan. Suasana itulah yang membuat para penikmat wisata religi dipastikan tak ingin melewatkan begitu saja keindahan masjid ini, baik itu untuk beribadah maupun hanya sekedar mampir menikmati kemegahan masjid yang kental dengan nuansa Tionghoa ini.

Masjid ini berdiri sejak 13 Oktober 2012 silam. Nama Cheng Hoo dilekatkan pada masjid ini sebagai bentuk penghargaan bagi Laksamana Cheng Hoo, sosok bahariwan muslim Tionghoa yang tangguh dan berjasa besar terhadap penyebaran dan perkembangan Islam di Nusantara.Cheng Hoo sendiri adalah pria muslim keturunan Tionghoa yang berasal dari propinsi Yunnan di Asia Barat Daya. Hingga kini, jejak di Indonesia tetap dijaga untuk mengingat jasanya bagi penyebaran ajaran islam oleh orang-orang Tionghoa.

“Jadi karena semangat syiar Islamnya beliau yang tidak berhenti, makanya masjid ini diberikan nama masjid Muhammad Cheng Hoo.

Semangat dalam menyebarkan ajaran Islam itu yang terus dijaga sampai diterapkan dalam semua proses pembelajaran yang ada di dalam masjid ini,” kata Pengelola Masjid Cheng Hoo, Badaruddin Basir di Makassar, Kamis (31/5).Sebagaimana masjid pada umumnya, di dalam masjid ini, menampilkan suasana yang cukup memanjakan mata. Mimbar yang di jadikan tempat para pengkhotbah hingga di sisi kiri dan kanan disediakan rak tempat Alquran dan buku-buku Islam disimpan.

masjid megah dengan desain Tionghoa ini, menjadi saksi bisu dari puluhan manusia beragaman etnik, budaya, ras. Khususnya agama yang datang hanya untuk mengkuti proses mualaf menjadi Islam, sebelum akhirnya betul-betul mendalami tentang hakikat keislaman.Masjid ini dikelola oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) dewan perwakilan wilayah (DPW) Sulawesi Selatan. Selain di jalan Danau Tanjung Bunga, masjid Muhammad Cheng Hoo dapat juga dijumpai di jalan Haertasning Baru, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Sumber : akurat.co dan beberapa sumber lainnya

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami