fbpx

Nikmati Udara Segar dan Pemandangan Hutan Pinus di Puncak Bukit Becici

Objek wisata alam yang memiliki suasana udara segar dan pemandangan indah serta menarik dikunjungi bersama travel Makassar saat musim libur akhir pekan dan liburan panjang di Bantul, Jogja. Liburan dengan menjelajah kawasan destinasi liburan di kawasan tersebut dapat menjadi kenangan tersendiri bagi kebanyakan wisatawan dengan travel murah Makassar, termasuk di objek wisata alam Puncak Becici Yogyakarta.

Berbeda dengan Hutan Pinus Mangunan yang lebih dulu populer sebagai kawasan wisata, Becici Asri awalnya hanya dikelola sebagai hutan produksi penghasil getah pinus untuk bahan dasar terpentin dan gondorukem. Namun panorama dari bukit di bagian baratlah yang membuat orang-orang berdatangan untuk menikmati keindahannya hingga kawasan ini pun berubah menjadi destinasi wisata.

Hangatnya sinar mentari yang tak sabar ingin kembali ke peraduannya akan mengiringi langkah kaki menuju Puncak Becici saat sore hari, waktu terbaik untuk berkunjung. Dari ketinggian gardu pandang dan bertudungkan pucuk pinus, kamu bisa menyaksikan panorama senja yang memikat.

Dalam budaya Korea, pohon pinus melambangkan cinta abadi alias everlasting love. Pohon yang tumbuh menjulang tinggi melambangkan cinta sejati yang tidak bercabang-cabang, lurus, sekaligus kokoh. Karena itu beberapa drama Korea seperti Winter Sonata dan My Sassy Girl menjadikan pohon pinus sebagai simbol kisah mereka. Nah jika kamu sedang ingin menghabiskan waktu bersama kekasih, tak ada salahnya kamu ajak dia jalan-jalan ke hutan pinus. Selain bisa memenukan suasana yang nyaman, kamu pun bisa berkisah tentang filosofi cinta ala pohon pinus.

Di tempat wisata alam bantul Yogyakarta ini para wisatawan bisa menikmati suasana alam yang tenang jauh dari keramaian kota. Selain itu, wisatawan bisa berjalan kaki di sepanjang jalan sembari melihat betapa rindang dan hijaunya pepohonan di hutan ini.

Tempat wisata ini menawarkan banyak hal untuk para penggunjung yang menyukai ecowisata, seperti alamnya yang masih alami dan hijau, udara yang masih segar dan dingin, ketenangan ditengah-tengah hutan pinus dan juga bisa merasakan sensasi naik ke atas pohon atau gardu pandang sembari memandangi keindahan alam dari atas pohon seperti yang ada di Kali Biru, Kulonprogo. Untuk bisa naik ke atas pohon tersebut penggunjung harus berjalan sekitar 100 meter terlebih dahulu dari parkiran ke Puncak Becici. Namun perjalanan menuju puncak tidak akan terasa jauh karena kawasan hutan pinus telah ditata dengan apik sehingga penggunjung berjalan membelah hutan pinus dengan tenang hingga sembari menikmati suasana hutan pinus hingga sampai ke puncak.

Perjalanan dari Yogyakarta menuju Puncak Becici terbilang menyenangkan dan memanjakan mata. Jalanan yang halus, semilir angin, deretan pohon yang berdiri dengan rapat mampu membuat siapa saja yang melewatinya tersenyum sumringah. Desiran angin yang menggoyangkan ranting-ranting pohon membuat kaki tak merasa lelah. Rimbunnya hutan pinus inilah yang mengakibatkan kamu tidak merasakan beratnya jalan kaki. Selain itu, kamu juga akan menjumpai kursi-kursi panjang dari kayu yang bisa kamu gunakan beristirahat. Gardu pandang yang dibangun diatas pohon juga menambah nyaman suasana.

Rimbunnya dedaunan seakan menahanmu untuk tidak bergegas pergi. Pohon-pohon yang tertata rapi dan hamparan daun pinus kering menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta fotografi untuk menghampiri dan mengabadikannya. Cukup membayar iket masuk seharga Rp. 2.000,00 per orang dan parkir Rp 5.000,00 untuk motor atau Rp. 20.000,00 untuk mobil, kamu bisa menikmati setiap sudut di hutan ini dengan puas.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami