fbpx

Rafting Seru di Kali Progo, Wisata Anti Mainstream di Batas Jogja-Magelang

Jika kamu pernah ke daerah Jawa Tengah maupun Yogyakarta akan melewati aliran sungai yang di sebut dengan Kali Progo atau Sungai Progo. Sungai ini merupakan perbatasan alami antara Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Sleman dan Bantul.

Kali Progo atau sungai Progo adalah salah satu sungai besar yang melintasi Kota Yogyakarta. Daerah aliran Kali Progo adalah seluas 2380 km2 yang melewati Propinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dengan panjang sungai 140 km. Tetapi 75 % daerah aliran Kali Progo terdapat di DI Yogyakarta.

Hulu utama aliran Kali Progo adalah Gunung Sindoro, dan juga berhulu pada Gunung Merapi, Gunung Menoreh, Gunung Merbabu, dan Gunung Sumbing, kemudian bermuara di Pantai Trisik di pesisir selatan Jawa menuju Samudera Hindia. Di daerah hulu, tepatnya di Magelang, aliran Kali Progo dimanfaatkan sebagai area olahraga rafting karena kali ini memiliki jeram-jeram yang menantang.

Ketika Sungai Progo ini diarungi dari hulu sampai hilir, sebenarnya bisa tetapi membutuhkan waktu beberapa hari. Bahkan menginap di pingir sungai. Nah disini para penggiat membaginya menjadi dua, Sungai Progo Atas dan Sungai Progo Bawah.

Sungai Progo Atas secara administratif masih terletak di Kabupaten Magelang. Memiliki panjang sungai untuk diarungi sekitar 10 km dengan durasi pengarungan sekitar 2.5 – 3 jam dan berhulu di Gunung Sumbing serta masih dekat dengan Candi Borobudur. Sungai ini juga salah satu lokasi pengambilan batu-batu untuk membangun Candi Borobudur pada zamannya. Banyak sekali batu andesit di sepanjang aliran Sungai Progo ini dan hingga sekarang juga masih diambil materialnya untuk kebutuhan pembangunan masyarakat sekitar hingga luar kota.

Untuk menuju kawasan Sungai Progo, kamu bisa menuju kawasan Magelang Jawa Tengah, Kali atau Sungai Progo menjadi lokasi tantangan tersendiri bagi penggemar white water rafting. Aliran Progo baik bagian atas maupun bawah terdapat beberapa operator arung jeram dan kayak. Sungai ini mempunyai jeram-jeram yang mendebarkan serta pemandangan yang sangat menakjubkan serta masih alami sepanjang sungai.

Jeram-jeram di sepanjang Sungai Progo Atas ini memiliki tingkat kesulitan (grade) maksimal III+ dan ketika turun hujan bisa mencapai IV. Dengan spesifikasi sungai seperti ini, cocok sekali bagi yang sudah pernah berarung jeram di Sungsi Elo ataupun ingin mendapatkan adrenalin yang lebih menantang. Silahkan dicoba trip Arung Jeram Sungai Progo Atas ini.

Sungai ini juga digunakan sebagai sarana irigasi bagi masyarakat Yogyakarta dengan bendungan yang pernah di buat oleh belanda yaitu “Ancol Bligo” yang saat ini juga di gunakan sebagai salah satu tempat rekreasi warga sekitar. Bahkan sungai ini juga menjadi sumber mata air yang mengalir mengelilingi Jogja yang disebut dengan Selokan Mataram. Selain itu kli Progo juga bermuara di sebelah barat Pantai Kwaru, salah satu pesisir selatan pantai Selatan Jawa Tengah.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami