fbpx

Istana Datu Luwu, Destinasi Wajib bagi Penggemar Wisata Sejarah

Bagi penggemar wisata sejarah, maka wajib mengunjungi Kawasan Istana Kerajaan Luwu yang ada di pusat Kota Palopo. Istana ini dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda sekitar tahun 1920-an, di atas tanah bekas “Saoraja”. Istana sebelumnya terbuat dari kayu, konon bertiang 88 buah yang diratakan dengan tanah oleh Pemerintah Belanda.

Bangunan ini memiliki arsitektur bergaya Eropa. Di dekat bangunan istana saat ini dibangun miniatur Saoraja dan di depan istana tersebut terdapat Monumen Perjuangan Rakyat Luwu berupa patung tangan yang memegang badik terhunus ke langit.

Istana ini dulunya berfungsi sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Luwu. Namun, saat ini istana ini berfungsi sebagai Museum untuk mengenang perjuangan dan melestarikan kebudayaan Kerajaan Luwu.

Di Istana Luwu terdapat dua bangungan, yaitu Langkanae dan Salassae. Langkanae adalah sebutan kata lain dari istana. Langkanae ini dijadikan cagar budaya buatan Belanda untuk menggantikan Langkane yang dulu. Belanda membangunnya untuk kedatuan ketika Langkanae terbakar. Sedangkan Salassae adalah tempat pertemuan atau perjamuan para tamu-tamu istana.

Di dalam Istana Kedatuan Luwu terdapat berbagai benda pusaka. Di antaranya, terpajang dalam lemari kaca, sertifikat Pahlawan Nasional RI bagi (almarhum) Andi Jemma ditandatangani Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2004.

Ada pula boneka sepasang manekin berpakaian pengantin ala Luwu, Pelaminan khas adat setempat. Silsilah 23 generasi Pajung-e ri Luwu atau pohon famili dari raja-raja Kedatuan Luwu juga terpampang, tak ketinggalan karya legenda Batara Guru.

Tersimpan beragam senjata pusaka berupa keris. Di dalam lemari kaca, terpajang piring antik, alat musik kecapi, guci, keramik, dan bosara’ (wadah penyimpan panganan tradisional). Susunan raja-raja Kedatuan Luwu turut menghiasi dinding.

Peninggalan yang ada di Istana Luwu tidak berupa Mahkota, tetapi berbentuk Besi Pakka dan Bunga Waru, yang hanya dipakai oleh datu, yang merupakan simbol Dewata Matenruliwawo. Sekitar 20 meter sebelah timur ialah Masjid Jami` Tua Palopo dan kompleks istana Datu (raja) Luwu.

Tunggu apa lagi? Destinasi ini tentu tidak akan mengecewakan penggemar wisata sejarah. Jadi, segera agendakan kunjunganmu bersama travel Makassar yang menyediakan paket travel murah Makassar untuk bepergian ke tempat-tempat terbaik di Sulawesi Selatan.

Berikut paket tour Sulawesi yang disediakan oleh Batari Tour and Travels :
Paket Tour Sulawesi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami