fbpx

Menyaksikan Gong Nekara Terbesar dan Tertua se-Asia Tenggara di Selayar

Pulau Selayar yang bentuknya memanjang dengan orientasinya utara-selatan, terletak di sebelah selatan Semenanjung Bira di Pulau Sulawesi, dipisahkan oleh Selat Bira selebar +- 7.5 km. Posisi tersebut telah menempatkan Selayar sebagai kabupaten paling selatan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepulauan Selayar di Sulawesi Selatan tak cuma terkenal dengan pulau yang indah. Tapi ada juga peninggalan sejarah yang mungkin tak bisa ditemui di tempat lain. Seperti ini, gong nekara terbesar di Asia Tenggara.

Selayar tidak hanya memiliki gugusan pulau-pulau dengan pantai terindah di Indonesia. Pulau kecil di ujung Sulawesi Selatan ini memiliki sejarah masa lalu yang sangat panjang.

Di perairannya banyak ditemukan harta karun dari kapal-kapal niaga masa lalu yang karam. Kalau kapal yang karam tentu susah untuk dilihat, bagaimana kalau melihat yang di darat saja? Gong Nekara adalah salah satu tempat yang mesti dituju. Konon gong nekara ini merupakan yang tertua dan terbesar di Asia Tenggara.

Peninggalan sejarah tersebut berada di daerah Bonto Bangun (Matalalang), sebelah selatan Benteng, ibukota Selayar. Nekara ini merupakan nekara yang besar dan indah dengan ukuran tinggi 92 cm dan garis tengah bidang pukul berukuran 126 cm. Seluruh permukaan bidang pukul dihiasi dengan pola hias geometris.

Keunikan yang dimiliki gong yang dikenal sakral itu adalah adanya gambar bermotif flora dan fauna terdiri dari gajah 16 ekor, burung 54 ekor, pohon sirih 11 buah dan ikan 18 ekor. Sementara dipermukaan gong bagian atas terdapat 4 ekor arca berbentuk kodok dengan panjang 20 cm dan di samping terdapat 4 daun telinga yang berfungsi sebagian pegangan. Pada bidang pukul terdapat hiasan geometris, demikian pula pada bagian tengah gong terdapat garis pola bintang berbentuk 16.

Keberadaan nekara Selayar seperti halnya dengan nekara yang ditemukan di tempat lain, merupakan jaringan mata rantai dari kebudayaan Dongson yang terbentang dari Vietnam Utara sampai ke Indonesia bagian Timur. Karena itu budaya perunggu di Indonesia selama ini selalu dikaitkan dengan budaya Dongson. Namun tidak diingkari munculnya ciri-ciri lokal yang merupakan tipe khusus Indonesia, seperti nekara Pejeng di Bali.

Selain gong nekara, di sekitar lokasi terdapat meriam-meriam peninggalan Belanda yang juga asyik kalau digali lebih dalam. Sayang tetua yang ada di situ juga tidak bisa memberikan info memadai tentang meriam-meriam itu. Mungkin Dinas Pariwisata perlu membuat papan informasi tentang situs sejarah ini. Oh ya sebetulnya papan informasi itu ada di bagian depan namun kondisinya sudah layak untuk diperbaiki.

Nah, jika sedang berada di kota Benteng Selayar, kamu bisa berkunjung ke dusun Matalalang, Kelurahan Bontobangun bersama travel Makassar. Travel murah Makassar akan memudahkan perjalanan ke kawasan gong nekara disimpan dalam sebuah ruangan khusus di dekat kantor desa.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami