fbpx

Museum Balla Lompoa, Menjelajahi Kemegahan Abadi Kerajaan Gowa

Selain wisata alam dan wisata religinya, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) juga terkenal dengan wisata sejarah. Destinasi wisata sejarah tersebut berkaitan dengan Kesultanan Gowa di Sulawesi Selatan. Travel Makassar dengan penawaran travel murah Makassar akan memberikan pengalaman wisata terbaik selama berada di daerah ini.

Museum Balla Lompoa ialah destinasi wisata sejarah yang direkonstruksi dari Istana Kerajaan Gowa. Istananya didirikan oleh pemerintahan Raja Gowa ke-31 pada tahun 1936. Arsitektur bangunan ini berbentuk rumah khas orang Bugis, yaitu rumah panggung yang terbuat dari kayu ulin atau kayu besi. Museum diibangun di atas lahan seluas satu hektar yang dibatasi oleh pagar tembok yang tinggi.

Dalam bahasa Makassar, Balla Lompoa berarti rumah besar atau rumah kebesaran. Arsitektur bangunan museum ini berbentuk rumah khas orang Bugis, yaitu rumah panggung, dengan sebuah tangga setinggi lebih dari dua meter untuk masuk ke ruang teras. Seluruh bangunan terbuat dari kayu ulin atau kayu besi. Bangunan ini berada dalam sebuah kompleks seluas satu hektar yang dibatasi oleh pagar tembok yang tinggi.

Museum ini berfungsi sebagai tempat menyimpan koleksi benda-benda Kerajaan Gowa. Benda-benda bersejarah tersebut dipajang berdasarkan fungsi umum setiap ruangan pada bangunan museum. Di bagian depan ruang utama bangunan, sebuah peta Indonesia terpajang di sisi kanan dinding.

Salah satu di antaranya adalah Mahkota Gowa atau Salokoa. Mahkota Gowa atau Salokoa terbuat dari emas murni seberat 1.768 gram, berbentuk kuncup bunga teratai yang memiliki lima helai kelopak daun, serta dihiasi batu permata putih, hijau, dan merah sebanyak 250 buah.

Benda-benda bersejarah lainnya adalah tombak rotan berambut ekor kuda (panyanggaya barangan), parang besi tua (lasippo), keris emas yang memakai permata (tatarapang), senjata sakti sebagai atribut raja yang berkuasa (sudanga), gelang emas berkepala naga (ponto janga-jangaya), kalung kebesaran (kolara), anting-anting emas murni (bangkarak ta‘roe), kancing emas (kancing gaukang), tombak, meriam kuno, serta sebuah payung lalong sipue (payung yang dipakai saat pelantikan raja), pakaian, bendera kebesaran, termasuk sejumlah naskah lontar. Sementara di tengah-tengah ruangan, ditempatkan singgasana raja.

Ada sejumlah pemandu yang akan membantu pengunjung untuk mengetahui informasi mengenai benda-benda bersejarah yang ditampilkan di museum ini. Selain itu, suvenir seperti sarung sutera dan t-shirt bisa dibeli sebagai oleh-oleh.

Museum Balla Lompoa berada di Jalan Sultan Hasanuddin No. 48, Sungguminasa, Somba Opu, Kabupatan Gowa, Sulawesi Selatan. Museum ini terletak di kota Sungguminasa yang berbatasan langsung dengan kota Makassar. Perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum, baik roda empat maupun roda dua.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami