fbpx

Gratis, Belajar Sejarah di Museum Konferensi Asia-Afrika

Wisata pendidikan bagi kaum urban di Indonesia beragam. Memang, paket perjalanan Indonesia sangat beragam. Demikian juga di Bandung, ibu kota Jawa Barat menawarkan tujuan wisata pendidikan sejarah. Ya, wisata pendidikan-Indonesia dengan melakukan perjalanan di Museum Konferensi Asia Afrika (KAA).

Di museum, pengunjung dapat melihat situasi selama proses Konferensi Asia-Afrika 1955. Selain menambah pengetahuan ini, perjalanan ke museum bisa membuatmu mengenal sejarah kota Bandung.

Memiliki sejarah yang sangat menentukan perjalanan dunia di tengah-tengah perang dingin antara Amerika dan Uni Soviet, museum konferensi Asia-Afrika tampaknya menjadi saksi hidup bagaimana Indonesia pada saat itu memainkan peran yang sangat penting di kancah politik internasional, dan Kota Bandung sebagai ibu kota dan sumber inspirasi bagi masyarakat Asia Afrika saat itu. Apakah Indonesia adalah tempat yang aman untuk bepergian? Seharusnya tidak ada di pikiranmu, karena konferensi diadakan di sini dan berjalan dengan baik.

Di museum ini, pengunjung juga dapat melihat koleksi mesin tik yang kemudian digunakan oleh wartawan yang meliput KAA. Suasana yang tenang membuat pengunjung nyaman untuk mempelajari sejarah KAA. Di setiap sudut museum KAA menyediakan tempat duduk bagi pengunjung.

Tempat Wisata Sejarah di Bandung memiliki konsep bangunan Art Deco dengan bahan lantai marmer yang sengaja diimpor langsung dari negara Italia yang terkenal karena super dan sangat mengkilap dari warnanya. Sementara ruangan terbuat dari kayu Cikenhout yang terkenal karena kuat dan pencahayaan menggunakan lampu kristal bias yang memberikan cahaya berkilau.

Gedung Merdeka, yang memiliki 2 bangunan utama seluas 7500 m2, adalah jemaat utama yang disebut Gedung Merdeka, sementara di sampingnya adalah museum konferensi Asia Afrika sebagai memorabilia KAA yang terletak atau beralamat di Jalan Asia Afrika No 65 Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Untuk penyandang cacat dan pengunjung yang datang lebih dari 25 orang harus melakukan pemesanan terlebih dahulu. Museum ini tutup pada hari Senin dan pada hari libur nasional. Anda bisa datang berkunjung pada hari Selasa-Kamis pukul 08.00-16.00 WIB, Jumat pukul 14.00-16.00 WIB, dan Sabtu-Minggu 09.00-16.00 WIB. Travel Makassar siap mewujudkan capaian itu.

Cara menuju ke museum cukup mudah. Jika Anda dari Terminal Bus Cicaheum, gunakan bus kota di arah Cicaheum-Leuwi Panjang. Turun di Halte Bus Asia-Afrika. Kemudian, berjalan sekitar 100 meter ke arah barat ke alun-alun Bandung. Jika ingin lebih mudah, pastikan dengan menghubungi travel murah Makassar juga, ya.

Sebagai panduan perjalanan Indonesia, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum bepergian ke Indonesia di museum ini: tidak berkeliling museum, berbicara dengan nada tenang, menggunakan suara rendah di semua area museum agar tidak mengganggu pengunjung lain. Selanjutnya, kamu tidak makan, minum, mengunyah permen karet, atau menggunakan produk tembakau lainnya di museum kecuali di kafe museum. Pengunjung juga tidak diperkenankan membawa senjata atau sejenisnya, dan tidak diperbolehkan memakai sandal jepit atau sejenisnya. Kamu dapat mengambil gambar tetapi tidak menggunakan petir dan tripod.

Untuk meningkatkan interaksi, pengunjung disarankan untuk mengurangi penggunaan ponsel kecuali dalam keadaan darurat. Jangan menyentuh artefak. Selain itu, tidak diizinkan memasuki tempat di mana tur berlangsung, jadi silakan kembali nanti. Terakhir, kamu tidak menggunakan perangkat pameran sebagai dasar untuk menulis.

Benar menarik? Sekarang, museum bukan lagi tempat yang membosankan. Bepergian sambil belajar tentu akan menjadi perjalanan yang menyenangkan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami