Menyaksikan Bukti Kejayaan Kerajaan Gowa di Benteng Somba Opu

Jika ingin berwisata sambil mengenali sejarah Sulawesi Selatan, daerah ini menawarkan berbagai destinasi yang begitu sayang untuk dilewatkan bersama travel Makassar. Selain terkenal dengan keindahan wisata pantainya, propinsi ini memiliki destinasi objek wisata sejarah.

Di antaranya ialah Benteng Somba Opu yang terletak di Jalan Daeng Tata, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa. Lokasinya sekitar 6 kilometer ke arah selatan dari Kota Makassar. Di sinilah terdapat sisa-sisa Benteng Somba Opu yang merupakan warisan berharga Kerajaan Gowa. Kini, tinggi dinding yang tersisa hanya sekitar 2 meter. Benteng ini berbentuk segi empat dengan luas 1.500 hektar.

Lokasi Kerajaan Gowa sendiri strategis. Terletak di pantai, dekat dengan Selat Makassar. Tak heran, di masa lalu menjadi salah satu pusat perdagangan teramai di Indonesia bagian timur. Dengan posisi yang strategis itulah kemudian VOC Belanda berkeinginan memonopoli perdagangan di Kerajaan Gowa.

Dalam sejarahnya, benteng ini pernah diperkuat meriam-meriam berat. Salah satunya masih ada di benteng ini, sebuah meriam yang panjangnya sekitar 9 meter. Benteng ini tidak hanya menjadi pusat pertahanan Kerajaan Gowa, tetapi juga pernah menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dan pelabuhan. Banyak pedagang baik dari daerah lain seperti Bugis-Makassar, Melayu, Asia dan bahkan Eropa melakukan perdagangan di sini. Peninggalan sejarah yang menjadi saksi bisu pada zaman dahulu ini pun masih sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara di saat sekarang.

Di dalam kawasan Benteng Somba Opu, terdapat banyak cagar budaya berupa rumah-rumah adat berbagai suku di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Ada rumah adat Toraja, Gowa, rumah labirina Ujung Pandang, rumah panggung terbuka, rumah adat Kabupaten Bulukumba, Baruga Somba Opu dan lain-lain. Boleh dikatakan sebagai “taman mini”nya propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Selain rumah-rumah adat, di dalam kawasan Benteng Somba Opu ini juga terdapat beberapa museum yang menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, termasuk meriam besar yang panjangnya sekitar 9 meter juga disimpan dan dilestarikan di museum tersebut.

Setiap hari, Benteng Somba Opu ramai dikunjungi para pelancong maupun ratusan mahasiswa yang melakukan berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan. Para mahasiswa ini pun melakukan berbagai kegiatan kemahasiswaan di rumah-rumah adat.

Untuk sampai ke Benteng Somba Opu dengan travel murah Makassar, pengunjung harus melewati jembatan besi yang panjang yang melintang di atas Sungai Jene’berang. Setelah melewati jembatan besi yang dapat dilewati dua arus kendaraan roda empat ini, pengunjung akan mendapatkan petunjuk arah menuju Benteng Somba Opu.

Di tengah perjalanan, petugas Benteng Somba Opu akan meminta retribusi sebesar Rp 3.000 per pelancong. Sangat murah untuk mengetahui lebih dalam seluk beluk kejayaan Kerajaan Gowa di masa lampau.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *